Pemilik Paris St Germain diduga suap mantan sekjen FIFA

Pemilik Paris St Germain diduga suap mantan sekjen FIFA

Pemilik Paris St Germain diduga suap mantan sekjen FIFA

Merdekasport.com – Pemilik Paris St Germain diduga suap mantan sekjen FIFA Taruhan188 adalah Agen Resmi Piala Dunia 2018 yang melayani Cara Daftar Sbobet bola dan Casino Online Terpercaya.

Dilaporkan dari pihak berwenang dari swiss hari kamis kemarin. Menginformasikan adanya penyuapan atas mantan sekretaris jenderal FIFA Jerome Valcke sebagai imbalan atas kontrak sepak bola. Oleh pengusaha dan serta pemilik tim Paris St Germain, Nasser al-Khelaifi.

Khelaifi, tokoh terkemuka dalam pembelian jutaan dolar Qatar dalam olahraga global. Adalah ketua tim sepak bola Paris St.Germain dan kepala eksekutif BeIN Media Group, sebuah jaringan televisi yang berbasis di Doha. Bahwa tuduhan Swiss menyuap Valcke , yang saat ini menjalani larangan 10 tahun dari sepak bola dunia.

Dalam pernyataannya, kantor jaksa agung Swiss tersebut mengatakan telah membuka sebuah kasus. Pada bulan Maret melawan Khelaifi, Valcke dan seorang pengusaha tak dikenal karena dicurigai melakukan penyuapan, kecurangan dan kesalahan pengelolaan kejahatan.

Pemilik Paris St Germain diduga suap mantan sekjen FIFA

Pemilik Paris St Germain diduga suap mantan sekjen FIFA

Pemilik Paris St Germain diduga suap mantan sekjen FIFA

Jika anda ingin bermain melalui android anda bisa baca panduan CARA DAFTAR GD88

“Diduga bahwa Jerome Valcke menerima keuntungan yang tidak semestinya dari seorang pengusaha. Pada sektor hak olahraga sehubungan dengan pemberian hak media. Untuk negara-negara tertentu di Piala Dunia FIFA pada tahun 2018, 2022, 2026 dan 2030. Dan dari Nasser al-Khelaifi dalam hubungan dengan pemberian hak media untuk negara-negara tertentu di Piala Dunia FIFA tahun 2026 dan 2030, “kata pernyataan tersebut.

Stasiun tv Sport BeIn, yang telah mendapatkan keuntungan miliaran dolar. Untuk memperoleh hak olahraga dalam beberapa tahun terakhir, mengatakan bahwa pihaknya “menolak semua tuduhan.”

“Perusahaan akan sepenuhnya mematuhi otoritas dan yakin akan perkembangan penyelidikan di masa depan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Valcke, yang diinterogasi sebagai tersangka dalam kasus tersebut pada hari Kamis, tidak menanggapi pesan yang meminta komentar. Dia juga telah diselidiki oleh Swiss sejak Maret 2016 karena “curiga berbagai tindak kejahatan salah urus.”

Penyelidikan Valcke dan Khelaifi hanyalah pukulan terbaru bagi sepak bola dunia, sebuah industri yang telah berada dalam cengkeraman krisis sejak otoritas Amerika Serikat pada bulan Mei 2015 mengumumkan sebuah dakwaan luas yang menugaskan beberapa pialang kekuatan terbesar olahraga tersebut dengan keterlibatannya. dalam skema korupsi yang bertanggal dua dasawarsa lagi.

Pemilik Paris St Germain diduga suap mantan sekjen FIFA

Pemilik Paris St Germain diduga suap mantan sekjen FIFA

Pemilik Paris St Germain diduga suap mantan sekjen FIFA

Untuk melihat segala jenis panduan Judi Casino Bola dan Casino Online dapat dibaca panduan BANDAR JUDI SBOBET

Valcke belum dituntut dalam kasus Amerika Serikat, meskipun dia dikeluarkan dari jabatannya bersama dengan bos lamanya Sepp Blatter, mantan presiden FIFA, dan puluhan pejabat tinggi lainnya.

FIFA mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa organisasi tersebut “sepenuhnya mendukung penyelidikan yang dilakukan oleh Kantor Kejaksaan Swiss dan juga pihak berwenang lainnya yang telah menjadi publik hari ini.”

“FIFA telah membentuk dirinya sebagai pihak yang rusak dalam penyelidikan ini, sesuai dengan ketentuan hukum acara Swiss yang berlaku,” kata pernyataan tersebut. “Tidak ada komentar lebih lanjut yang bisa dilakukan oleh FIFA pada tahap ini mengingat fakta bahwa penyelidikan oleh pihak berwenang sedang berlangsung.”

Pembuktina dicari dam di lakukan pada berbagai lokasi dan otoritas di Yunani, Italia dan Spanyol bekerja sama dengan penyelidikan tersebut. Penyidik ​​dari unit kejahatan keuangan Prancis mengatakan bahwa mereka menggeledah kantor BeIn di Paris, tempat Khelaifi biasanya berbasis. Dia berada di luar negeri dan tampaknya belum ditanyai sehubungan dengan tuduhan tersebut.

Jaksa Agung Swiss sedang menyelidiki setidaknya 180 laporan pencucian uang yang dicurigai sehubungan dengan 25 investigasi terkait sepak bola yang dimulai sejak surat dakwaan Amerika Serikat diumumkan.

Baca juga berita artikel lainya;

Manchester City bahas perpanjang kontrak David Silva

Untuk bermain Poker Online langsung daftar di Agen Poker Online

Untuk bermain Sbobet Casino secara lengkap bisa baca panduan di Cara Daftar Casino

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *